Musrenbang Untuk Kemajuan Desa

Bade - Sebagaimana diatur di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 114 tahun 2014, tentang Pedoman Pembanguna Desa, disebutkan bahwa Perencanaan pembangunan desa adalah proses tahapan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemer­intah Desa dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa dan unsur masyarakat secara partisipatif guna peman­faatan dan pengalokasian sumber daya desa dalam rangka mencapai tujuan pembangunan desa.

Musrenbang desa adalah forum musyawarah perencanaan tahunan di tingkat desa untuk membahas dan menyepakati usulan kegiatan pembangunan hasil Musdus. Hasil dari musrenbang desa/kelurahan akan diusulkan di tingkat kecamatan.

Musrenbang merupakan agenda tahunan di mana warga saling bertemu mendiskusikan masalah yang mereka hadapi dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek. Ketika prioritas telah tersusun, kemudian di usulkan kepada pemerintah di level yang lebih tinggi, dan melalui Badan Perencanaan Daerah (BAPPEDA) usulan masyarakat dikategorisasikan berdasar urusan dan alokasi anggaran. Jadwal rutin Musrenbang di Desa biasanya dilaksanakan selama bulan Januari.

Proses penganggaran partisipatif ini menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan mereka pada pihak pemerintah. Proses Musrenbang juga kemudian terjadi di level Kecamatan dan Kabupaten demikian pula di Provinsi dan Nasional. Musrenbang merupakan pendekatan “atas-bawah” di mana suara warga seharusnya bisa secara aktif mempengaruhi rencana anggaran Kabupaten dan bagaimana proyek-proyek pembangunan disusun.

Pemerintah Desa Bade Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali beserta unsur terkait telah melaksanakan beberapa tahapan kegiatan Musrenbang tahun 2016, yang dilaksanakan pada awal bulan Januari tahun 2016. Kegiatan ini dimulai dengan tahapan musdus yang dilaksanakan di tiap-tiap dusun yang ada di Desa Tamansari. Dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Musrenbang tingkat Desa. Peserta kegiatan ini terdiri dari berbagai pihak terkait dengan pembangunan desa, seperti RT / RW, Kepala Dusun, Kelompok Organisasi Kemasyarakatan, Pemerintah Desa, BPD, dan Unsur dari Kecamatan sebagai fasilitator. Adanya musrenbang ini diharapkan semakin majunya desa Bade baik dari segi infrastruktur dan non infrastruktur.

Berita Terkini