Demografi Penduduk

Kondisi Geografis, Fisik dan Sosial Desa Bade

Perkembangan Kabupaten Boyolali dalam lima tahun terakhir telah menunjukkan perubahan yang signifikan dan dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat Boyolali. Keberadaannya saat ini tentunya membuat bangga bagi seluruh warga Boyolali, sehingga tidak merasa malu jika ditanya asal atau domisili oleh orang lain.

Desa Bade yang terletak di jalan Solo-Purwodadi secara admminitratif memiliki 4 dusun dan 4 dukuh, masing-masing dusun membawahi 4-8 Rukun Tetangga dan memiliki 4 Rukun Warga. Secara ringkas, berikut daftar tabel wilayah adminitratif di Desa Bade

NO

DUKUH

RW

RT

Ket.

1

Wates Barat

01

01, 02, 03, 04

Kadus I

2

Wates Timur

02

01,02, 03, 04, 05

KadusII

3

Pelang

03

01, 02, 23, 04 05 ,06 ,07 ,08  

Kadus III

4

Bade

04

01,02,03,04

Kadus IV


Luas wilayah desa Bade mencapai 320.4960 Ha dengan perincian dalam bentuk tabel sebagai berikut :

LUAS WILAYAH DAERAH

1

Tanah sawah

:

 154.5970

 

 

a.

Irigasi teknis

:

  21                             

ha

 

b.

irigasi setengan teknis

:

  12

ha

 

c.

Irigasi sederhana

:

  -

ha

 

d.

Tadah hujan / sawah rendengan

:

  63.2215

ha

 

e.

Sawah pasang surut

:

-

ha

2

Tanah kering

:

 

 

 

a.

Pekarangan/bangunan/emplasement

:

89.3675

ha

 

b.

Tegal / Kebun

:

37.7785

ha

 

c.

Ladang / tanah huma

:

-

ha

 

d.

Ladang penggembalaan/pangonan

:

-

ha

 

 

 

 

 

3

Tanah Keperluan Fasilitas Umum

:

 

 

 

a.

Lapangan Olahraga

:

    0.5000 

ha

 

b.

Taman Rekreasi

:

-

ha

 

c.

Jalur Hijau

:

-

ha

 

d.

Pemakaman

:

    0.5000

ha

 

 

 

:

 

 

4

Tanah Keperluan Fasilitas Sosial

:

 

 

 

a.

Masjid/Mushola/Langgar

:

    15.000

 

b.

Gereja

:

-

 

c.

Pura

:

-

 

d.

Wihara

:

-

 

e

Klenteng

:

-

 

f

Sarana Pendidikan

:

    11.000

 

g

Sarana Kesehatan

:

      54

 

h.

Sarana Sosial

:

-

 

 

 

 

 

5

Tanah bengkok yang telah berubah menjadi tanah kas desa

:

  16.7260

ha

 

Tanah kas desa murni

:

    18.7063

ha

 

Lain - lain (tanah tandus, tanah pasir)

:

-

ha

Desa Bade berdasarkan data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa 2013-2018 memiliki jumlah penduduk sebesar 4313 penduduk yang tercatat dalam 1169 Kepala Keluarga dimana 2158 penduduk memiliki jenis kelamin laki-laki dan 2155 orang memiliki jenis kelamin perempuan. Penduduk Desa Bade terbanyak berada Dusun Pelang RW 03 dengan ditinggali sebanyak 1707 jiwa. Dusun Wates Timur dihuni oleh 1076 jiwa penduduk. Dusun Wates Barat dan Dusun Bade masing-masing secara berurutan dihuni oleh 872 dan 658 jiwa penduduk. Dalam bentuk tabel, berikut data jumlah penduduk berdasarkan usia:

Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia

No

Tahun

Kriteria Umur

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

a.

Umur  0 – 4

232

239

471

b.

Umur  5 – 9

253

255

508

c.

Umur  10 – 14

240

241

481

d.

Umur  15 – 19

215

217

432

e.

Umur  20 – 24

209

212

421

f.

Umur  25 – 29

206

209

415

g.

Umur  30 – 39

203

208

411

h.

Umur  40– 49

204

202

406

i.

Umur  50 – 59

201

189

390

j.

Umur  60 keatas

188

179

367

Jumlah

2151

2151

4302


Topografi

Kondisi Topografi Desa Bade yang dibagi menjadi 4 Wilayah Kepala Dusun yang terdiri dari 9 dukuh. Adapun pembagian wilayah tersebut sebagai berikut   :

Kepala Dusun I

: Meliputi DukuhWates Barat

Kepala Dusun II

: Meliputi DukuhWates Timur

Kepala Dusun III

: Meliputu DukuhPelang

KepalaDus IV

: Meliputi DukuhBade


Secara keseluruhan wilayah Desa Bade tergolong dataran rendah dengan beberapa daerah di wilayah Desa Bade termasuk dataran tinggi dengan kemiringan 2 – 15 % dan ketinggian ±. 300 meter diatas permukaan laut dengan kondisi disebelah Selatan terdapat Bendungan Waduk Bade dan disebelah Utara terdapat saluran Sungai.

Iklim/ Klimatologi

Berdasarkan kondisi iklimnya, Desa Bade dapat digolongkan sebagai wilayah dengan karakteristik lembab dengan curah hujan 10 mm / tahun dan jumlah bulan kering / kemarau 7 bulan, sehingga sangat tidak mendukung untuk bercocok tanam dikarenakan kondisi tanah kering dan hanya mengandalkan tadah hujan walaupun beberapa petani telah ada yang menggunakan irigasi teknis dan setengah teknis.

Penggunaan Air

Kondisi Hidrologi Desa Bade digolongkan desa Bade kebutuhan air tergolong cukup dengan menggunakan dua sumber utama yakni di sebelah Utara menggunakan Sunggai Panggolo dan Selatan mengandalkan Bendungan Waduk Bade.Sebanyak 645 warga di Desa Bade masing menggunakan air sumur dalam memenuhi konsumsinya.

Jenis  Tanah dan Kondisi Lingkungan

Desa Bade memliki karakteristik lingkungan berupa dataran rendah dengan lingkungan basah dan kering jenis tanah yang pada umumnya Tanah Merah.  Karakter lingkungan wilayah ini mempengaruhi jenis usaha pertanian tanaman pangan, dengan pengembangan pada lingkungan  :

a. Tanah Basah : Upaya pengembangan usaha pertanian diarahkan kepada pertanian modern dengan mengembangkan penggunaan pupuk organik sehingga Desa Bade mampu memberikan kontribusi terhadap Negara dalam swadaya beras secara nasional.

b. Tanah Kering : Sangat Cocok untuk pengembangan pertanian tanaman pangan lahan kering, khususnya palawija.

Sedangkan untuk permasalahan lingkungan hidup yang cukup mencolok yaitu dengan keberadaan peternakan burung Puyuh yang lokasinya sebagian sangat dekat dengan lokasi pemukiman penduduk. Selama ini masalah pengaruh polusi (bau) dan lalat masih terkendali, namun yang perlu perhatian khusus dalam pengendaliannya sehingga benar-benar tidak akan mengganggu masyarakat dan lingkungan di kemudian hari sehingga semuanya bisa tertangani dengan baik.

Kawasan Rawan Bencana

Desa Bade pada prinsipnya tidak termasuk dalam peta wilayah rawan bencana di Kecamatan Klego. Ada  beberapa lokasi tebing yang perlu diperhatikan oleh pemerintah desa yaitu :

a. Sebelah barat dukuh Sendangserut terdapat lokasi yang sangat curam, sehingga sangat rawan longsor karena tebing tersebut berada di  bahu jalan yang menghubungkan Desa Bade dengan Desa Sangge.

b.Sebelah utara dukuh Ngegot terdapat lokasi  tegalan yang berbatasan dengan Desa Kendel, dengan batas desa sebuah sungai yang cukup besar sehingga sangat rawan dengan banjir bandang maupun longsor yang mengakibatkan terkikisnya lokasi tegalan yang ada disisi sungai tersebut.

Berita Terkini